50 Jenis Batik di Indonesia Yang Terkenal Di Dunia

Jenis batik di Indonesia sangat beragam, semua itu juga dipengaruhi oleh Indonesia yang memiliki kekayaan budaya yang sangat unik.

Keunikan itu juga nampak dalam berbagai bentuk pakaian adat yang dikenakan oleh penduduk Indonesia.

Bahkan, kain Batik, salah satu jenis kain kebanggaan indonesia telah mendunia dan disukai oleh masyarakat dunia.

Kain Batik ini juga memiliki beragam jenis, sesuai dengan daerah yang membuat dan juga filosofi yang terkandung di dalam motifnya.

Ingin tahu apa saja? simak, jenis-jenis kain Batik Indonesia berikut ini.

 

Batik Megamendung dari Cirebon

 

Batik Megamendung dari Cirebon merupakan salah satu jenis batik indonesia yang motifnya sangat indah.

Motif Batik Megamendung sangat khas.

karakteristik Batik Megamendung ini ialah memiliki bentuk awan besar yang bewarna cerah dan mencolok.

Berlatar warna merah, dengan awan warna putih dan bitu yang dilukis di atas kain.

Kombinasi itu menciptakan keindahan yang cocok dipakai untuk pria maupun wanita.

Beberapa warna yang umum dijumpai pada Batik Megamendung adalah warna bitu, merah tua, ungu, dan hijau tua.

Sekarang, Batik Megamendung tidak hanya dapat dibeli dalam bentuk kain, namun sudah ada berbagai variasi bentuk seperti dress,

celana panjang, atau pun outer.

Motif Batik Megamendung cocok dipakai dalam segala macam situasi.

 

 

 

Batik Tujuh Rupa Pekalongan

 

Batik Tujuh Rupa Pekalongan merupakan batik khas Pekalongan.

Sesuai namanya, Batik Tujuh Rupa Pekalongan dibuat di salah satu daerah yang terkenal sebagai kawasan tempat tinggal para pengrajin batik.

Kawasan tersebut juga menjadi salah satu kawasan yang terkenal sebagai sentra batik.

Batik Tujuh Rupa Pekalongan memiliki motif yang didominasi oleh motif-motif tumbuh-tumbuhan dan hewan.

Kombinasi tanaman dan hewan ini dilukis dengan sangat baik sehingga memperlihatkan kecantikan yang khas.

Pakaian yang terbuat dari batik tujuh rupa Pekalongan paling cocok dikombinasikan dengan pakaian berbahan polos.

Warna Batik Tujuh Rupa Pekalongan umumnya memiliki warna gelap seperti biru tua atau cokelat.

 

 

 

Batik Parang Rusak Khas Yogyakarta

 

Batik Parang Rusak Khas Yogyakarta identik dengan pakaian adat para pengawal dari Keraton Yogyakarta.

Motif Batik Parang Rusak dulunya hanya boleh dipakai oleh keluarga kerajaan, namun sekarang sudah lebih merakyat.

Motif Batik Parang Rusak sangat gampang dijumpai di Yogyakarta karena motik batik ini juga populer di kalangan pecinta batik.

Motif Batik Parang Rusak memiliki arti mendalam sebagai simbol peperangan manusia dalam melawan sifat buruk dan nafsu di dalam dirinya sendiri.

Batik Parang Rusak paling kerap dijadikan simbol selama upacara adat di Keraton Yogyakarta.

 

 

Batik Keraton

 

Batik Keraton dulunya hanya boleh dipakai oleh putra dan putri raja dan dibuat oleh pengrajin khusus kerajaan.

Sekarang, Batik Keraton telah beredar di masyarakat umum dan dapat dikenakan oleh siapapun.

Akan tetapi, umumnya, penggunaan Batik Keraton dikenakan ketika dalam acara khusus.

Hal itu tentu saja karena motif batik Keraton sangat kental dengan nuansa elegan, artistik dan memiliki filosofi mendalam soal kehdidupan.

MOtif Batik Keraton berhubungan dengan intelegensia, orang yang terhormat, dan berwibawa, karenanya sangat cocok dipakai oleh seorang pemimpin dalam situasi rapat atau memimpin pertemuan tertentu.

Motif Batik Keraton juga kental dengan nuansa sakral, yang berhubungan dengan wahyu raja.

 

 

Batik Priyangan Tasikmalaya

 

Batik Priyangan Tasimalaya sesuai dengan namanya dibuat oleh masyarakat Tasik.

Motif Batik Priyangan Tasikmalaya berbeda dengan motif batik daerah lainnya.

Oleh karenanya, Batik Priyangan Tasikmalayan juga memiliki penggemar tersendiri dan menjadi bagian dari kekayaan batik Indonesia.

Motif Batik Priayangan Tasikmalaya bercorak rapat, rapi, dan berkelas, cocok dipakai untuk menghadiri acara resmi atau pesta.

Dominasi motif Batik Priayangan ialah rumput dan tumbuh-tumbuhan.

 

Batik Lasem

 

Batik Lasem merupakan batik yang dibuat oleh para perajin di Lasem.

Lasem sendiri merupakan salah satu daerah yang berada di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Batik Lasem memiliki ciri khas warna merah menyala sebagai dasar dan memiliki motif berwarna-warni.

Motifnya didominasi oleh motif flora dengan warna-warna yang juga cerah, umumnya warna merah, hijau, biru, putih, dan terkadang ungu atau orange.

Warna-warna cerah menjadi ciri khas Batik Lasem karena secara budaya, Batik Lasem dan pilihan warnanya terpengaruh oleh kebudayaan China.

 

Batik Bali

Batik Bali merupakan batik khas yang dibuat dengan ciri khas Pulau Dewata.

Motif Batik Bali jelas berhubungan dengan berbagai macam mitos dan budaya Pulau Dewata.

Umumnya, batik bali didominasi dengan motif hewan seperti kura-kura, burung bangau, rusa, atau naga, dan lain sebagainya.

Makhluk mitos akan mendominasi ragam batik Bali.

Di samping itu, dari segi pemilihan warna Batik Bali umumnya warna cerah seperti biru, kuning, dan ungu.

Ketika warna tersebut berhubungan dengan tingkatan spiritual.

 

 

Batik Pring Sedapur Magetan

 

Batik  Pring Sedapur Magetan merupakan kain batik yang memiliki motif sederhana, simpel namun bisa menjadi sangat elegan ketika dibuat menjadi gaun.

Nama Batik Pring Sedapur sesuai dengan motif batik yang mendominasi batik ini, yang mana berupa motif bambu lengkap dengan daun-daunnya.

Pring Sedapur sendiri merupakan sebutan dalam bahasa Jawa untuk sekumpulan pohon bambu.

Pilihan motif yang berupa pohon bambu sendiri memiliki filosofi sendiri.

Pohon bambu oleh orang Jawa dianggap sebagai pohon yang mewakili kekuatan dan menjadi simbol kerukunan dalam kehidupan bersama.

Warna dari motif Batik Pring Sedapur sendiri umumnya cokelat, dengan pohon bambu yang diwarnai dengan cokelat lebih terang serta daunnya berwana hijau.

Ada juga dengan pilihan warna lain, namun motif dan filosofinya tetap sama.

 

Batik Malang

 

Batik Malang merupakan sebutan untuk batik yang diproduksi dari kota Malang dan memiliki ciri khas Malang, Jawa TImur.

Motif Batik Malang memiliki filosofi sebagai simbol kebanggan dengan gambar-gambar candi yang terdapat di kota tersebut.

Motif unik ini tentunya mnejadi sebuah ciri khas tersendiri dan membuat Batik Malang menjadi sarana yang tepat untuk mempromosikan budaya dan wisata kota setempat.

 

Batik Betawi

 

Batik Betawi adalah batik khas dari budaya Betawi.

Jadi Batik tidak hanya diproduksi oleh masyarakat Jawa saja melainkan masyarakat Betawi juga memiliki batik khas mereka sendiri.

Batik Betawi berciri khas budaya Betawi yang sarat dengan simbol kebudayaan Betawi yakni abang none Jakarta.

Pilihan warna untuk pembuatan Batik Betawi sendiri menggunakan warna-warna khas, seperti warna cerah yang mencolok.

Warna dasarnya bisa hitam, tapi motifnya akan diwarnai denganw arna cerah seperti orange dan merah.

Motif-motif yang ditawarkan beragam, seperti motif gambang kromong, nusa kelapa, pucuk rebung, ondel-ondel, dan arsitektur landmark kota Betawi.

 

Batik Aceh

 

Batik Aceh merupakan batik khas Aceh yang memiliki kekhasan memiliki perpaduan budaya alam dan adat masyarakat itu sendiri.

Motif Batik Aceh sangat unik karena perpaduan motif alam dan masyarakatnya dibalut dalam warna-warna yang didominasi oleh warna cerah.

Perpaduan warna-warna cerah ini membuat Batik Aceh memiliki kesan unik, elegan, sekaligus glamour ketika dikenakan.

Salah satu kekhasan khusus dari Batik Aceh ialah terpengaruh oleh ajaran Agama Islam.

Nuansa islam dalam kain Batik Aceh sangat kuat, sehingga jarang sekali menggunakan motif binatang atau lukisan yang mirip manusia karena

melukis bentuk binatang dan bentuk yang mirip manusia dilarang oleh AGama Islam.

Batik Banyuwangi

Batik Banyuwangi adalah batik yang motifnya merupakan perwujudan dari khasan budaya masyarakat Banyuwangi.

Motif Batik Banyuwangi memiliki nilai estetika yang tinggi seperti halnya batik motif lainnya.

Ciri khas Batik Banyuwangi ialah goresan yang mirip dengan tumbuhan, sulur tanaman, dan akar-akar tanaman.

Dalam proses pembuatannya, Batik Banyuwangi sangat mengedepankan karakteristik estetika yang melambangkan jati diri masyarakat Banyuwangi itu sendiri.

 

Batik Bojonegoro

 

Batik Bojonegoro merupakan motif batik yang lahir di daerah Bojonegoro.

Batik Bojonegoro memiliki kekhasan motif berupa motif jagung miji emas, gastro rinonce, mliwis mukti, parang jembul sekar rinandar.

Motif tersebut berhubungan dengan flora dan fauna endemik di Bojonegoro.

Di samping itu ada juga motif parang dahano munggal, pari sumilak, sata gando wangi, sekar jati, dan rancak Thengul.

Motif tersebut berhubungan dengan adat istiadat dan kesenian masyarakat Bojonegoro.

Dengan kata lain dengan memiliki kain Batik Bojonegoro anda bisa melihat sempalan atau replikas kecil dari Bojonegoro.

Di mana di dalamnya ada budaya masyarakat sampai dengan flora dan faunanya.

 

Batik Banyumas

 

Batik Banyumas merupakan motif batik yang ditemukan atau lahir di tangan-tangan terampil masyarakat Banyumas pertama kali.

Motif yang sudah melegenda dan turun temurun dari nenek moyang ini kemudian dilestarikan oleh pengrajin batik masa kini.

Motif batik Banyumas didominasi oleh warna dasar kecokelatan dan hitam.

Sedangkan bentuk motifnya dinamakan motif jonasan yang terinspirasi dari tumbuhan dan hewan, serta budaya dan adat lingkungan Banyumas.

Motif yang terkenal dari Batik Banyumas antara lain motif ayam puger, madu bronto, jahe puger, batu wijinan, kawung janggot, dan lain sebagainya.

Semua itu merupakan bahan makanan dan jamu yang dapat ditemukan di Banyumas.

 

Batik Banten

 

Batik Banten memiliki kekhasan corak yang cenderung ceria.

Warna Batik Banten memadukan warna pastel yang terkesan lembut.

Perpaduan warna itu sebagai lambang masyarakat Banten memiliki karakter yang lembut.

Selain itu, pola atau motif Batik Banten yang menjadi ciri khasnya ialah pola hias gerabah klasik dan keramik yang merupakan hasil kerajinan tangan khas Banten lainnya.

Di samping itu, gerabah klasik dan keramik juga menjadi barang yang dulunya merupakan bagian penting dari kemajuan Kerajaan Banten.

Sehingga untuk melestarikan atau sebagai pengingat bahwasanya Banten pernah menjadi sebuah kerajaan makmur, motif tersebut tidak pernah diganti.

Ada juga beberapa motif batik Banten yang menggambarkan sejarah kota seperti monumen, tempat-tempat tertentu, dan lain sebagainya digambar di atas kain Batik.

Motif yang terkenal dari Batik Banten ialah motif mandalikan, sabakingking, pasepen, pejantren, pesulaman, kapurban, dan lain sebagainya.

 

 

baca juga

Editor  Choice

 

Batik Bengkulu

 

Batik Bengkulu merupakan batik yang tercipta sesuai dengana adat istiadat dan beberapa hal yang jadi cirikhas dari Bengkulu.

Misalnya motif burung walet yang menggambarkan Bengkulu Selatan sebagai penghasil atau sentra burung walet.

Meskipun demikian sebenarnya motif Batik Bengkulu kebanyakan didominasi oleh motif ukiran huruf arab dan kaligrafi atau bunga raflesia yang hidup di kota Bengkulu.

Bunga Raflesia sendiri merupakan flora yang menjadi landmark kota Bengkulu dan jadi daya tarik wisata penting bagi kota tersebut.

Selain itu, motif yang populer dan unik juga menjadi ciri khas dari Batik Bengkulu antara lain motif burung kudu, relung paku, dan lain sebagainya, yang merupakan perwakilan dari fauna endemik di Bengkulu.

 

Batik Cilacap

Batik Cilacap adalah batik yang diciptakan oleh tangan terampil orang-orang Cilacap dengan mengusung kekhasan budaya di Cilacap.

Dengan kekhasan budaya dari Cilacap inilah, kerajinan batik itu dinamakan dengan Batik Cilacap.

Motif Batik CIlacap didominasi oleh motif tumbuh-tumbuhan dan binatang.

Motif tersebut dibuat di atas kain dengan dominasi warna cokelat, hitam, dan putih.

Sekarang, Batik Cilacap juga memiliki motif kontemporer yang menyesuaikan dengan trend jaman.

 

 

Batik Ciamis

Batik Ciamis merupakan batik yang memiliki kekhasan kota Ciamis.

Corak yang populer atau dipopulerkan dari Batik Ciamis ialah batik dengan motif yang tidak rumit dan ramai.

Karakter Batik Ciamis sederhana yang menjadi simbol gaya hidup orang Ciamis lebih suka kesederhanaan.

Motif Batik Ciamis kebanyakan memanfaatkan corak tumbuh-tumbuhan dan hewan, serta lingkungan di sekitarnya.

Motif paling terkenal dari Batik Ciamis ialah motif lereng atau rereng.

 

Batik Cianjuran

Batik Cianjuran terkenal dengan warna-warna bernuansa natural seperti tumbuh-tumbuhan.

Umumnya warna Batik Cianjur mendekati warna tanah, bulir padi, dan daun.

Hal itu berhubungan dengan mata pencaharian warga Cianjur sebagai petani dan sebagai sentra penghasil beras dan ayam palung yang berkualitas.

Motif batik Cianjur yang terkenal ada empat, yaitu moti mamaos, motif maenpo, hayam peluang, dan motif beasan.

Motif-motif itu terinspirasi dari produksi beras dan ayam palung di Cianjur.

 

 

Batik Cimahi

Batik Cimahi terkenal dengan motif anyaman bambu, lereng kujang, daun singkong, pusdik, dan curug cihami.

Motif Batik Cimahi terinspirasi dari topografi dan jenis mata pencaharian penduduknya.

Banyak diantaranya juga terinspirasi dari tempat wisata yang terkenal di Cimahi seperti motif Batik Curug Cimahi.

Orang Cimahi terkenal dengan kreatifitasnya sehingga tak heran jika motif batik dan hasil produksi kain baiknya pun tetap bernilai artistik, unik, dan istimewa.

 

Batik Demak

 

Batik Demak merupakan batik yang diproduksi dengan ciri khas kawasan Demak.

Di mana Batik Demak memiliki motif khas yang dibuat dengan mengkombinasikan motif pesisiran dengan motif pertanian.

Di dalam motif tersebut juga terdapat perpaduan corak Majapahit dengan nilai-nilai Agama Islam.

Sebagaimana sejarah mencatata Kerajaan Demak merupakan keturunan dari Majapahit yang dipimpin oleh Raden Patah, anak dari raja Majapahit Brawijaya V.

Terdapatnya motif Majapahit di dalam Batik Demak bertujuan untuk membuat sejarah Majapahit tidak hilang dari masyarakat demak, dan sekaligus memperkenalkan sejarah Demak kepada dunia.

Motif Batik Demak umumnya terinspirasi dari sejarah kerajaan Demak, karena itu tak heran jika dalam Batik Demak ditemukan corak-corak kerajaan.

Selain itu, motif menonjol lainnya ialah motif pesisiran yang unik.

Di jaman modern ini, Batik Demak yang beredar di masyarakat terlihat memiliki dua jenis batik yang menonjol, yaitu batik klasik dan batik kontemporer.

Batik Kontemporer rupanya terpengaruh oleh budaya modern yang berkembang di sekitar masyarakat.

 

Batik Brebes

Batik Brebes merupakan batik yang dibuat di daerah Brebes, daerah ini juga terkenal sebagai produsen telur asin dan bawang merah.

Oleh karenanya, tidak mengherankan jika motif batik Brebes juga memiliki nuansa hasil produksi telur asin atau bawang merah.

Daerah yang juga menghasilkan batik ini memiliki batik yang motifnya dipengaruhi oleh batik khas Pekalongan, Solo, Yogyakarta, Tegal, dan Banyumas.

Meski demikian, Batik Brebes amat terkenal dengan sebutan batik salem atau batik Brebesan.

Batik Brebes memiliki kekhasan warna yang didominasi oleh wana hitam, cokelat, dan putih.

Motif paling terkena, dari Batik Brebesan ialah Motifkopi pecah, manggar, dan ukel.

 

 

Batik Banjarnegara

 

Sesuai dengan namanya Batik Banjarnegara diproduksi oleh pengrajin batik dari Banjarnegara dan menonjolkan kekhasan daerah tersebut sehingga dinamakan Batik Banjarnegara.

Kekhasan yang tertonjolkan dalam Batik Banjarnegara membuatnya menjadi berbeda daripada batik dari daerah lain.

MOtif batik paling terkenal dari Batik Banjarnegara ialah Batik Gumelem.

Motif tersebut didominasi dengan warna hitam, cokelat, dan kuning serta dihias dengan motif bunga yang cantik.

Cotak utama dari Batik Banjarnegara ialah motif batik Banjarnegara corak klasik dan kontemporer.

MOtif dengan corak klasik adalah batik khas yang sudah ada sejak jaman nenek moyang di Banjarnegara.

Dengan corak-corak klasik ini pula, Banjarnegara diakui sebagai penghasil batik yang berkualitas.

Corak klasik itu antara lain batik dengan mptif pring sedapur, sungai serayu, gajah uling, dan lain-lain.

Sedangkan motif kontemporer adalah bukti bahwa masyarakat pengrajin batik di Banjarnegara juga menangkap perubahan sosial budaya masyarakat di jaman modern ini.

Beberapa corak batik kontemporer yang terkenal dari Banjarnegara antara lain motif kawung ceplokan, sawung alit, lumbu pari, dan masih banyak lagi yang lainnya.

 

Batik Madura

 

Batik Madura adalah batik yang diproduksi oleh pengrajin batik Madura dnegan mengusung kekhasan daerah Madura yang merupakan daerah pesisir dan gunung sekaligus.

Corak khas Batik Madura adalah memiliki warna dan motif yang lekat dengan lingkungan alam sekitarnya.

Warna-warna Batik Madura pun dapat dibilang cukup cerah seperti melambangkan kondisi topografi dan cara masyarakat Madura berinteraksi.

Di antaranya, warna-warna Batik Madura yang menonjol antara lain warna kuning, hijau, merah, dan biru.

Di samping itu, desain Batik Madura punya kekhasan di bentuk garis-garisnya.

Polanya terinspirasi dari lingkungan alam tempat tinggal para pengrajin sehingga motifnya sangat berkaitan dengan pepohonan atau tumbuh-tumbuhan, binatang, dan ada juga bunga-bunga.

Ada juga motif yang merupakan hasil kombinasi dari kreasi masyarakat sendiri.

 

Batik Tegal

 

Batik Tegal merupakan batik yang dihasilkan di daerah Tegal sebagai daerah yang memiliki corak khas motif batik asli.

Corak asli dari Batik Tegal tak kalah menarik untuk dipahami dengan motif baik dari daerah lainnya.

MOtif Batik Tegal memiliki dua motif utama atau yang populer meski merupakan peninggalan dari nenek moyang.

Dua motif itu adalah motif klasik dan motif pengembangan.

Kekhasan lain yang cukup menonjol dari Batik Tegal ialah dari sisi pewarnaan.

Batik Tegal dari segi pewarnaan memiliki ciri khas menonjolkan warna-warna gelap.

Sedangkan dalam hal motifnya, pada umumnya motif Batik Tegal memiliki motif tumbuhan dan binatang.

Beberapa motif Batik Tegal yang berkaitan dengan tumbuhan yang disukai anak muda jaman sekarang ialah motif cempaka putih, kembang kertas, kawung melinjo, dan cempaka mulya.

Sedangkan motif Batik Tegal yang bernuansa binatang dnan populer ialah motif semut runtung, manuk suriwit, dan masih banyak lagi yang lainnya.

 

Batik Solo

 

Batik Solo selalu disebut-sebut bersaing ketat dengan Batik Yogyakarta.

Semua itu karena masih berkaitan dengan sejarah KEraton Mataram yang terbelah dua.

Batik Solo memiliki kekhasan dari segi warna dan motif yang diusung di dalamnya.

Dalam hal warna, Batik Solo menonjolkan warna Sogan.

Warna Sogan adalah wanra kombinasi dari warna cokelat tua, cokelat muda, cokelat kekuningan, cokelat kehitaman, dan cokelat kemerahan.

Dari sisi motifnya, Batik Solo terkenal dengan motif tradisionalnya yang memiliki sentuhan budaya Keraton Solo.

Di samping itu, Batik Solo juga terkenal berdasarkan cara pembuatannya, yakni batik cap maupun batik tulis.

Motif paling terkenal dari Batik Solo adalah motif batik pola sidomukti dan sidoluruh.

 

Batik Yogyakarta

Yogyakarta merupakan salah satu sentra penghasil batik, karena itu tak heran jika ada sebutan khusus untuk batik yang dihasilkan di daerah ini sebagai Batik Yogyakarta.

Batik Yogyakarta yang sudah terkenal antara lain batik Parangkusumo, batik motif truntum, tambal, kawung, dan pamiluto.

Ciri Khas Batik Yogyakarta ialah memiliki kekhasan dari segi pewarnaan yang didominasi dengan kombinasi warna putih, hitam, dan cokelat.

sementara dari sisi motifnya, Batik Yogyakarta terkenal dengan motif yang menggambarkan figur manusia, hewan, dan tumbuhan di sekitarnya.

Pada umumnya, motif Batik Yogyakarta mengandung filosofi yang mendalam guna memberikan ajaran moral kepada pemakainya.

Bahkan ada batik yang khusus untuk keraton karena dibuat khusus dengan motif dan tujuan dikenakan hanya oleh bangsawan keraton yang memiliki tanggung jawab sebagai pelindung rakyat.

 

Batik Tasik

Tasik juga merupakan kota penghasil batik.

Kota tasik terkenal dengan batik Priangan yang memiliki kekhasan berupa memiliki motif sederhana, selaras, dan pantas dikenakan oleh siapa saja.

Batik Priangan khas Tasik memiliki kekhasan warna cerah.

Dari segi motif, Batik Priangan memiliki motif yang dibuat sangat mendetail dan jelas.

Detailnya memberikan keindahan tersendiri bagi Batik Tasik.

Dari segi teknik pembuatannya, Batik Tasik juga memiliki batik cap.

Batik cap adalah batik yang dibuat dengan teknik khusus pengecapan dan biasanya menghabiskan waktu sampai tiga bulan hingga semua proses pembuatan kain batik selesai dan motifnya tercetak dengan sempurna.

Motif yang paling populer dan menarik minat masyarakat dari Batik Tasikmalaya ialah motif bunga dan lingkaran bunga yang memiliki warna magenta yang kuat dan unik.

 

Batik Jombang

Batik Jombang merupakan batik yang secara khusus dan asli dibuat oleh masyarakat Jombang dan memperlihatkan ciri khas Khusus daerah Jombang seperti memasukkan motif Candi Arimbi ke dalam motif batiknya.

Batik Jombang kaya akan simbol-simbol budaya, agama, dan warisan arsitektur serta sejarah dari kota Jombang.

Karenanya tak mengherankan jika kombinasi semua itu menciptakan motif Jombang yang luar biasa menarik.

Motif batik Jombang yang terkenal ialah batik berukir segitiga lancir ke bawah.

MOtif inilah yang terinspirasi dari keberadaan relief Candi Arimbi di Jombang.

Batik Jombang menjadi salah satu dari sekian banyak kekayaan motif batik di Indonesia.

Perkembangan industri Batik Jombang didukung oleh masyarakta dan juga pemerintah kota setempat, sehingga peningkatan industri batik sangat pesat, sehingga dapat dipasarkan tidak hanya dikalangan lokal tetapi sampai ke nasional.

 

Batik Tulungagung

Batik Tulungagung memiliki keindahan yang tak kalah menarik dari batik dari daerah lainnya.

Kekhasan Batik TUlungagung nampak dari keindahan kombinasi warna dan variasi motifnya.

Batik TUlunggaung umumnya dibuat dnegan warna-warna cerah dan berani.

Ada tiga jenis batik yang terkenal dari Batik Tulungagung yakni batik bangoan, batik kalangbret, dan batik majanan.

Ketiganya merupakan batik yang dibuat berdasarkan kearifan lokal Tulungagung.

 

 

 

 

Baca juga

1000.001 Ide Bisnis UKM Dengan Modal Mulai 100 Ribu

Panduan Bisnis Online Terlengkap

Panduan Lengkap Pecinta Kopi

Investor Bisnis Untuk Kelancaran Usaha Anda

350 Daftar Waralaba Dan Franchise Mulai Dari 1 Juta sd 1 Milyar

Panduan Sukses Bisnis Franchise

123 Cara Meningkatkan Omzet Penjualan

Perjalanan 185 Brand Nasional Dan Internasional

50 Daftar Lengkap Virtual Office Di Indonesia

50 Daftar Jasa Kontraktor Indonesia

50 Usaha Rumahan di Indonesia

500 Kisah Pengusaha Sukses

Kenali Daftar 99 Fintech Indonesia

100 Daftar Notaris, PPAT dan Kantor Pengacara di Jakarta

 

 

 

 

Batik Kediri

 

Batik Kediri merupakan batik khas yang didesain dan diproduksi oleh pengrajin batik dari Kediri.

Umumnya batik kediri memiliki ciri khas motif berupa gunmul yang merupakan ikon Kaputaen Kediri.

Gunmul merupakan monumen yang menyerupai L’Arch D’triomph di Perancis.

Sementara itu, motif lain yang cukup populer dari Batik Kediri ialah batik bergambar burung garuda.

Motif ini sangat disukai karena berhubungan dengan lambang negara dan umumnya dijadikan seragam untuk sekolah-sekolah.

Bahkan untuk acara-acara resmi, orang-orang akan memilih mengenakan batik motif Garuda ini.

Selain nampak indah, motif Garudanya membuat siapa saja yang mengenakannya menjadi nampak berwibawa.

Beberapa motif lain yang cukup terkenal dari Batik Kediri ialah batik garuda muka teratai mekar, garuda muka mukti, garuda muka ukel, serta batik motif garuda muka liris.

 

Batik Kudus

 

Sama halnya dengan Batik Kediri yang memiliki kekhasan daerah Kediri, bahkan ada yang terinspirasi dari monumen bersejarahnya, Batik Khas Kudus juga demikian.

Corak dan motifnya condong ke batik pesisiran dan memiliki kemiripan dengan PEkalongan karena memang mendapatkan pengaruh dari area geografis sekaligus percampuran perdagangan.

Salah satu motif yang terkenal dari Batik Kudus ialah Motif Kapal kandas.

Ini mengingatkan kita pada ombak di lautan yang ganas.

 

Batik Jepara

 

Jangan ditanya lagi apa kekhasan Batik Jepara, sudah jelas berupa batik pesisiran pantai utaranya yang juga kental dengan nuansa China.

Jepara juga terkenal dengan penghasil ukiran kayu yang berestetika tingggi.

Ukiran kayu Jepara bahkan sudah bisa diekspor sampai keluar negeri.

Akan tetapi, Batik Jepara pun juga tak ketinggalan, peminatnya tidak hanya konsumend alam negeri tapi juga luar negeri.

Kekhasan Batik Jepara juga tak jauh dari kekhasan ukiran-ukiran pengrajinnya pada kayu.

Dari segi pewarnaan, batik Jepara umumnya menggunakan warna gajah coklat, ulir hijau, lung hitam, dan beberapa warna lainnya.

Batik Jepara disebut juga Batik Kartini, karena motifnya disesuikan dengan motif yang dulunya pernah diciptakan oleh R.A Kartini.

Motif batik Kartini sangat terkenal sehingga menjadi salah satu ciri khas batik di Jepara.

MOtif terkenal itu antara lain motif srikaton, srigunung, parang gandosulli, dan bunga kantil.

 

Batik Minangkabau

 

Batik Minangkabau merupakan batik yang diproduksi oleh pengrajin batik dari Minangkabau.

Motif Batik Minangkabau mencerminkan ukiran rumah adat Minang sehingga tidak dapat ditemukan kesamaannya dengan batik dari daerah lainnya.

Motif Batik Minangkabau yang terkenal salah satunya ialah motif kain songket khas MInangkabau.

Beberapa motif yang disukai dan menjadi populer lainnya ialah motif batik pucuk rebung, motif sicam, motif siku suku baragi, dan kalauk paku.

Selain itu, motif Batik Minangkabau tidak hanya memiliki motif klasik yang populer, tetapi juga ada motif Kontemporer nampak memiliki corak yang nampak terpengaruh oleh budaya India, Portugis, China, Thailand dan Melayu.

Motif Batik Minangkabau yang paling menarik adalah motif kuda laut dan motif burung hong.

Keduanya menggambarkan fauna yang dilindungi oleh rakyat Minangkabau.

 

Batik Jambi

 

Batik Jambi memiliki kekhasan dalam bentuk motifnya.

Batik Jambi yang paling menarik dipasarkan adalah motif fauna dan flora.

Menariknya Batik Jambi tidak hanya dari segi motif saja, melainkan juga dari segi warna.

Di mana pewarnaan pada Batik Jambi lebih sederhana dan memiliki kekhasan dekat dengan motif tidak berangkai seperti batang hari, duren pecah, bungo pauh, dan lain sebagainya.

Keserdahanaan yang dikombinasikan dengan motif flora dan fauna ini secara ajaib justru membuat Batik Minangkabau sangat menarik.

 

Batik Samarinda

 

Batik Samarinda merupakan batik yang dibuat dan memiliki kekhasan dari para pengrajin Samarinda.

Ciri khas batik dari Kota Samarinda dari segi pewarnaannya memiliki warna yang cerah, mencolok, dan berani.

Sedangkan dari segi motifnya, batik Samarinda memiliki motif yang jelas dan mengagumkan.

Sehingga kekhasan ini dapat membedakannya dari jenis batik yang ada di kota lain.

Motif Batik Samarinda sendiri terinspirasi dari kebudayaan yang melekat di tengah-tengah kehidupan masyarakat yang tinggal di kawasan Kalimantan Timur itu.

Batik Samarinda terkenal dengan hasil batik tulisnya yang diproduksi oleh suku dayak bahau.

Mereka bermukim di daerah hulu sungai Mahakam.

Sekarang, batik Samarinda sudah dipasarkan secara nasional, sehingga anda bisa membelinya di toko-toko batik terkenal.

 

 

Batik Balikpapan

 

Batik Balikpapan penamaannya sama seperti batik-batik dari kota lainnya yang diproduksi asli di kota asalnya sehingga dinamakan sesuai dengan nama kota yang menghasilkannya.

Batik Balikpapan pun dinamakan sama dengan kota yang menghasilkannya dan karena memiliki ciri khas khusus yang membedakannya dari batik lainnya maka membuat batik ini sangat terkenal secara lokal maupun nasional.

Motif batik Balikpapan sendiri memiliki kedekatan unsur dengan tanaman atau tumbuh-tumbuhan yang biasa diukir di atas ukiran kayu di suku dayak.

Kekhasan ini menjadikannya kain yang berharga di antara berbagai macam jenis kain batik yang tersebar di seluruh Indonesia.

Sementara itu, sejauh ini Balikpapan juga memiliki motif batik kontemporer yang dikembangkan oleh pengrajin jaman sekarang.

Motif yang terbilang baru itu antara lain motif beruang madu, motif batik jahe Balikpapan, motif batik hutan mangrove yang dikenal sebagai salah satu ikon wisata Balikpapan.

 

 

Batik Banjarmasin

 

Batik Banjarmasin juga dikreasikan oleh pengrajin batik asli Banjarmasin.

Banjarmasin terkenal sebagai kota penghasil batik sasirangan.

Batik Sasirangan adalah motif batik yang memiliki kombinasi dari beberapa macam motif batik.

Kombinasi itu antara lain dari corak tanaman dan juga fauna.

Motif batik sasirangan yang banyak disukai warga antara lain motif batik gigi haruan, sasirangan kembang sakaki, sasirangan kambang kacang, sasirangan hiris gagatas, sasirangan daun jaruju, dan lain sebagainya.

Kekhasan ini membuat batik Banjarmasin menjadi batik yang sangat berharga sebagai harga kekayaan batik khas Indonesia.

 

Batik Lamongan

 

Batik Lamongan adalah kain batik yang diciptakna oleh pengrajin batik dari Lamongan dengan membawa kekhasan adat dan budaya Lamongan.

Motif Batik Lamongan kental dengan motif fauna.

Batik Lamongan yang terkenal di tengah-tengah masyarakat dan memiliki citra nasional ialah batik sendang.

Batik Sendang sendiri merupakan nama untuk kain batik yang diproduksi di Desa Sendang, salah satu desa sentra penghasil batik di Lamongan.

Ciri khas batik Sendang atau batik Lamongan pada umumnya ialah memiliki goresan gambar yang rumit dan detail.

Motif khas paling banyak memukau masyarakat luar ialah motif burung slempang, motif gapuro tanjung kodok, paten, motif gendang ceplik bandeng lele, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Perlu anda ketahui Bandeng Lele sendiri merupakan makanan khas favorit warga Lamongan.

Jadi, tidak heran kan kalau motif batiknya juga memiliki kedekatan hubungan dengan budaya kulinernya.

 

Batik Tuban

 

Batik Tuban sangat kental dengan ukiran atau motif yang mengandung budaya Jawa.

Di samping itu dalam motifnya juga nampak adanya pengaruh Islam dan Tiongkok.

Batik dari Tuban yang terkenal ialah batik Tuban yang diperkaya dengan motif pesisir

Kekhasannya nampak terlihat dari motif-motif bunga yang mekar di kainnya seperti gambar burung, bunga, dan kijing miring.

Batik Tuban terkenal pula dengan sebutan sebagai batik gedog.

Kekhasan lain dari Batik TUban selain dari motifnya ialah dari segi warnanya, ada banyak kain batik yang muncul di pasaran dnegan warna biru indigo, merah mengkudu, hitam, dan putih atau kekuning-kuningan.

Warna-warna tersebut adalah warna yang mendominasi batik khas Tuban.

 

Batik Lumajang

 

Batik Lumajang merupakan batik yang dibuat di daerah Lumajang.

Kekhasan Batik Lumajang dapat dilihat dari motif khasnya yaitu motif pisang agung dan gunung semeru.

Motif Gunung Semeru sendiri sangat menarik karena berkaitan dengan topografi geografis wilayah Lumajang.

Dari Lumajang siapa saja dapat melihat sebagian kontur Gunung Semeru yang juga dianggap sebagai rumah para Dewa dan roh nenek moyang.

Ciri khas Batik Lumajang ialah memiliki warna-warna yang alami seperti warna tanaman, misalnya tanaman manggis dan tanaman pisang.

Di samping itu, kekhasan lainnya yang menarik perhatian masyarakat dunia ialah corak atau motifnya yang beragam.

Meski didominasi dengan motif flora seperti pohon pisang, namun motif burung penglor dan motif sulur sangat disukai di pasar fashion Indonesia.

 

 

Batik Semarang

 

Batik Semarang merupakan batik yang dihasilkan dengan kekhasan natural berkaitan dengan kebudayaan Semarang dan dibuat di sentra industri batik Semarang.

Kekhasan motif Batik Semarang memiliki keterkaitan erat dengan kebudayaan kota Semarang.

Di dalam motifnya tentu saja takkan mengherankan jika terdapat pengaruh budaya China, Indonesia, dan Belanda.

Motif Batik Semarang kerap menampilkan arsitektur yang mendominasi infrasruktur di Semarang seperti masjid, beberapa relief, dan rumah adat istiadat.

Sedangkan sentuhan alam yang nampak dari Batik Semarang misalnya motif tanaman dan binatang.

Kekhasan motif Batik Semarang memperkaya keberadaan batik sebagai kekayaan budaya di Indonesia.

 

 

Batik Maluku

 

Tidak hanya Jawa saja yang menghasilkan batik, tapi ada juga batik Maluku yang diproduksi di sentra batik Maluku.

Batik Maluku memiliki ciri khas berupa corak atau motif umumnya memiliki kemiripan bentuk atau terinspirasi dari cengkeh, pala, parang, dan salawaku.

Beberapa motif batik Maluku yang amat terkenal secara nasional ialah motif cengkeh gugur, motif cengkeh debur ombak, motif khas Pulau Seram, dan nampak juga beberapa corak menyimbolkan budaya khas Maluku.

Batik Maluku umumnya hadir dalam beragam warna misalnya warna terang, kalem, gelap, dan biru laut.

Kain yang dijadikan bahan untuk membuat Batik Maluku umumnya kain katun dan kain sutra.

 

 

Batik Palembang

 

Batik Palembang merupakan motif batik yang dibuat di sentra batik Palembang dan memiliki corak yang menyimbolkan kebudayaan dan kekayaan sosial masyarakat Palembang.

Motif batik Palembang sangat indah, apalagi yang terinspirasi dari syariat islam atau yang terinspirasi dari alam.

Para pembuat Batik Palembang pantang membuat motif yang gambarnya mirip dengan makhluk hidup karena itu menentang ajaran islam.

Sebagian besar motif batik Palembang yang terkenal di masyarakat nasional ialah batik Palembang motif lasem dan motif bunga teh.

Batik Palembang dibuat dengan kehati-hatian yang cukup tinggi sama seperti halnya para perajin batik di Jawa.

Teknik yang membedakan mereka hanyalah cara membentangkan kain batiknya, jika di Jawa, pembuatan batik akan dilakukan dengan cara disampirkan saja kemudian pembatik akan mulai membatik, sedangkan di Palembang kain batik akan dibentangkan dengan kencang baru kemudian dibatik.

Hasilnya sama-sama indah, amazing, dan bahkan menarik perhatian desaign fashion dunia.

Batik juga menjadi salah satu alasan wisatawan datang ke Indonesia, tidak hanya untuk melihat keindahan alamnya tapi juga untuk melihat dan membeli langsung batik kebanggaan masyarakat Indonesaia.

 

Batik Pasuruan

 

Batik Pasuruan tercipta dengan mengangkat kekhasan kota Pasuruan.

Sebagaimana kain batik lainnya, di dalam motif-motifnya terdapat simbol yang menggambarkan keindahan dan potensi alam Pasuruan.

Beberapa motif terkenal dari Pasuruan di antaranya motif kembang sirih dan burung kepodang.

Motif flora dan fauna selalu hadir di kebanyakan batik Indonesia dengan jelas mewakilkan kekayaan flora dan fauna indonesia.

Batik Pasuruan sendiri dijadikan ikon di sekolah-sekolah yang mana batik Pasuruan dijadikan seragam wajib untuk seluruh siswa di sekolah dasar yang ada di daerah Pasuruan.

 

Batik Papua

 

Batik Papua merupakan batik yang diproduksi dengan memperlihatkan kekhasan corak budaya dan lingkungan Papua.

Ciri khas dari Batik Papua adalah hadir dengan kombinasi warna cerah dengan motif etnik Papua yang eksotis.

Kombinasi budaya dan alam Papua yang eksotis ini dipadukan juga ke dalam unsur alam dan budaya masyarakat Papua.

Batik Papua juga menunjukkan hewan langka yang dilindungi di Papua yakni burung cendrawaasih.

Sementara itu, motif paling populer dan merakyat dari Batik Papua ialah motif fauna seperti cicak, kadal, dan buaya.

DI samping itu, motif flora yang populer dari Batik Papua ialah motif seperti tanaman dan tumbuhan semak yang ada di sekitar tempat tinggal para pengrajin batik di Papu.

Kesan natural dan ditambah dengan warna-warna yang relatif beragam membuat batik Papua amat mempesona.

 

 

baca juga

50 Daftar Tempat Meeting Gathering Bisnis Di Jakarta

50 Club Golf di Indonesia

350 Daftar Waralaba Dan Franchise Mulai Dari 1 Juta sd 1 Milyar

Batik Rembang

 

Batik Rembang terkenal pula dengan sebutan batik Lasem.

Pembuatan atau sentra batik Rembang ada di kawasan Rembang dan mendapatkan pengaruh dari Batik lasem, sehingga memiliki kemiripan.

Warna-warna khas dari Batik Rembang dipengaruhi oleh budaya China yakni warna merah, kuning, dan hijau.

Dari segi pewarnaannya pun warna merahnya menyerupai warna darah sehingga terkesan berani.

Warna merah inilah yan menjadikan batik Rembang berbeda daripada batik dari daerah lainnya.

MEski merah menyala dan berani atau gelap seperti darah, warna merah dari batik Rembang ini tetap cocok disulap menjadi gaun yang cantik untuk membalut tubuh wanita.

MEmbuat wanita mana saja yang memakainya nampak semakin anggun dan istimewa.

 

Batik Purbalingga

 

Purbalingga juga merupakan sentra penghasil batik di Indonesia sehingga batik hasil produksinya pun disebut batik Purbalingga.

Kekhasan Batik Purbalingga ialah menonjolkan simbol-simbol kota Purbalingga sebagai kota yang mendapat julukan sebagai kota Perwira.

Batik Prubalingga memiliki kekhasan warna dan motif yang menarik tak kalah mempesone dari Batik Lasem atau Batik Rembang.

Kalau anda pernah melihat atau memiliki batik Purbalingga, anda pasti bisa melihat motif uniknya berupa motif lumbon, motif petean, motif jahe srimpang, dan lain sebagainya.

Corak alam yang diwakilkan dengan motif-motif rempah-rempah dan tanaman itu menunjukkan kekhayaan alam Purbalingga.

Semua itu menjadikan Batik Purbalingga nampak cantik dan dapat diubah menjadi pakaian apa saja.

 

Batik Madiun

 

Batik Madiun mempunyai motif yang berbeda dengan motif dari daerah lainya.

Akan tetapi, karena kekhasannya itulah yang membuat Batik Madiun berhasil memperlihatkan identitas kotanya lewat ukiran batik yang berbeda.

Batik Madiun memiliki motif andalan berupa kris yang mana motif ini terinspirasi dari cerita sejarah lokal Madiun.

Selain itu, ada motif porang yang disukai oleh penduduk Madiun sampai dengan wisatawan baik itu wisatawan domestik maupun wisatawan luar negeri.

Batik Madiun juga tidak dapat terlepas dari inspirasi alam, namun cara penyajian inspirasi dari alam ini sangat unik, membuat semua orang lekas sadar bahwa kain batik yang sedang dilihat merupakan kain batik berasal dari Madiun.

Kekhasan itu terekspresi juga dalam salah satu jenis batik Madiun yang paling terkenal yakni batik Kenongo.

Batik Ponorogo

 

Ponorogo tidak hanya menjadi sentra kesenian tari merak dan reognya tapi juga batik khas yang dinamakan batik Ponorogo.

Tarian daerah yang dinamakan tari reog dan merak itupun terekspresi dalam motif batik Ponorogo.

Sehingga siapapun yang melihatnya dapat segera mengidentifikasi bahwa kain yang sedang diamatinya merupakan kain batik yang berasal dari Ponorogo.

MOtif khas berupa tari merak dan reognya bahkan nampak indah ketika dilukis di atas kain menjadi kain batik kebanggaan warga Ponorogo.

Maka tak heran jika wargan Ponorogo sendiri tak berhenti memproduksi batik.

Ada dua jenis batik kebanggaan Ponorogo yakni batik klasik dan batik kontemporer.

Dalam batik klasik, Anda pasti sudah bisa menduga, motif klasik seperti tumbuh-tumbuhan dan hewan mendominasi di keseluruhan karya seni batik Ponorogo.

Sementara di batik Kontemporer terdapat unsur perkembangan budaya di era modern di dalam motif batiknya misalnya kesenian ireng reog, sekar jagad, klitik, dan lain sebagainya.

 

Demikian pemaparan tentang jenis-jenis batik di Indoensia.

Semoga artikel di atas menambah rasa cinta kita pada tanah Air Indonesia!

Leave a Reply

five + 9 =

Open chat
silahkan chat kami disini
Silahkan Chat Untuk
Pemasangan Iklan Dan
Order Jasa Digital Marketing
Powered by