Anak IT Jadi Juragan Minimarket

Salam pencerahan hari ini saya berada bersama-sama dengan. salah satu pengusaha luar biasa di Bima. Namanya pak Hendra Rusli. kisah beliau ini sangat-sangat luar biasa karena. mungkin diluar sana memulai bisnis. umurnya sudah lumayan senior. tapi beliau memulai bisnis dari yang sangat muda.

hari ini menjadi salah satu. minimarket Leading di Bima. tapi bukan itu case nya, casenya adalah. beliau pernah mengalami banyak sekali. perjuangan. transformasi yang luar biasa. dan. seperti apa kisahnya mari kita simak.

kenalan dulu halo pak hendra. kabar baik , nah teman-teman kita diluar. sana. ingin tau seorang. seorang anak muda itu bisa. memiliki bisnis yang. sukses bertahan. dan juga bisa memiliki. team yang begitu. solid, pak hendra mulai bisnis itu tahun berapa?.

saya mulai bisnis tahun 2006 bulan. November. 2006 jadi umur berapa tu?. 24 tahun lah, bisnis apa yang pertama x. dimulai? langsung retail. ya?. lalu apakah ada pengalaman sebelumnya. dengan bidang retail atau sekolahnya dari. retai? jadi kalau secara. pendidikan saya memang dulu lulusan dari. Informatika dipetra lalu saya. punya skripsi tugas akhir saya. adalah tentang data meaning. dari IT ya. dari IT menjadi pengusaha.

itu jarang banget, biasanya kalau IT maunya. bergeraknya ke dalam bidang IT programmer. gitu ya, atau minimal jadi. mack sugarbeck. awal mula bisnis ini. karyawannya ada berapa?.

waktu pertama kali bisnis. kita mulai dari 13 karyawan kalau nggak salah. 13 orang karyawan. nah sudah mulai dari depan satpam sampai ke dalam. pelayan toko manajer dan juga. termasuk bagian untuk. gudangnya itu termasuk saya juga. ikut angkat-angkat barang juga, jadi dari 13 orang. hari ini sudah ada berapa karyawan?

Total. kurang lebih di semua cabang ini. ada 5 cabang sampai saat ini ada 120. orang dari 13 menjadi 120 orang. lihat di media mengenai. sebuah kasus yang luar biasa. teman-teman mungkin bisa mendengar sharingnya.

4 bulan buka. ada toko yang kebakaran. jadi ceritanya secara singkat setelah kita closing. saya pulang ke rumah. kemudian ada informasi dari tetangga seberang itu. yang nelpon ke saya ada asap. keluar dari toko saya. kemudian dia cepat-cepat suruh saya ke toko. saya bergegas kemudian sampai disini. kita. memang sudah ada asap yang sangat tebal tapi tidak ada titik api. yang kelihatan dari luar,

kemudian kita. berusaha memadamkan pake selang pemadam kita panggil pemadamkan. pemadam baru. kita mau naik ke atas lantai 3 tapi asap nya terlalu tebal. waktu itu, saya lihat sudah muncul api. lantai 3 sudah kelihatan merah-merah gitu. akhirnya sampai titik. mana kita menyerah, sudah serahkan kepada tuhan saja. ini sudah seizin tuhan juga. keluar dari toko agak menjauh. kemudian saya. lihat teman-teman pegawai toko. masih berusaha untuk nyiram. dengan apa yang ada diditu tapi api. terlalu besar waktu itu.

kemudian saya. telepon istri saya. saya bilang kayaknya. toko ini. tidak bisa terolah kan lagi hanya tuhan lah. akhirnya besok paginya kita melihat. ternyata tuhan tolong. biasanya di kota kami di kota kecil ini biasanya kalau ada. kebakaran begini merembet kemana-mana. jadi kalau kami kejadian kemarin untungnya. api itu habis menghabiskan barang di lantai 3. tapi secara muzijat pertolongan tuhan juga. ya sudah sampai disitu aja apinya. dan sampai hari ini kami masih tetap surviv.

jadi yang mengharukan adalah ketika. malam itu satu kejadia betapa teman-teman itu. betul-betul. siap ya, biar mati jiwaku untuk. memadamkan api, kemudian ada juga kejadian di. dimana di samping toko itu kita menjual tabung gas. tabung gas itu ketika pagi kami lihat itu gosong. abis tapi nggak meledak, teman-teman itu. masuk dan menarik tabung gas itu, kemudian ketika pagi hari. malam hari itu, ketik saya bilang. sudah kita nyerah aja sampai disitu saya bilang. teman-teman itu banyak yang menangis. dijalan raya saling berpelukan.

baca juga

    mereka nanggis karena toko ini sebagai. sebagian juga hidup buat mereka. kemudian pagi hari saya kembali ke toko jam. setengah 8 mau lihat keadaan di toko bagaimana. di situ sudah banyak teman-teman yang shift. pagi maupun sift siang berseragam juga. seperti mau kerja coach, jadi disitu ketemu saya. menenteskan air mata juga. sama-sama teman yang lain sama-sama. ini sudah selesai kita harus. lihat kedepan saya bilang. yang ketiga itu kalau saya boleh cerita kedepannya.

    itu kalau menurut penilaian dari kontraktor. yang akan merenovasi situasi ini. menurunkan sampah. kemudian untuk. menurunkan besi-besi yang besar-besar. itu estimasinya tu paling dari. awal sampai 6 bulan itu. menurunkannya itu tidak gampang katanya. tapi ketika itu. ada beberapa pegawai saya ada sekitar 20 – 30 Orang itu.

    saya bilang ini saya berusaha. ini nggak tau ada uang nggak untuk. bayar gaji pegawai setelah ini karena. income terbesar toko ini sudah termakan api ini. kemudian kalau kita harus mau berdiri kembali. kita perlu uang cukup banyak. dan mereka menawarkan diri. bagaimana kalau kita aja yang kerja. bos gaji nggak gaji urusan nanti aja. yang penting bagaimana kita bisa cepat. buka toko lagi ternyata satu bulan setengah kita sudah buka toko lagi dengan. diatas itu sudah di bersihkan.

    dan belum di buka lagi tapi dibawah sudah bisa di operasikan kembali. dan menghasilkan uang kembali. saya respect sekali kepada teman-teman yang ada. yang katanya mebersihkan itu satu bulan setengah. itu kita bersihkan cuman sampai seminggu sudah bersih di bawah.

    dan diatas teman-teman yang waktu toko. terbakar ada yang masih. bekerja sampai saat ini? ya masih . jadi dari. toko pertama buka itu tahun 2006. sama saya itu sekitar 13 orang yang bertahan. sama saya sampai tahun ke 10 atau ke 11 ini. ada sekitar 7 orang. dan saksi hidup ketika. sama-sama kita berjuang untuk toko itu. mayoritas masih ada juga coach, dan mereka orang-orang. andalan di toko kami. bisa cerita apa yang. pak hendra Filosofi pak hendra. menjalankan sebuah bisnis yang belum ada. membuat tim ini benar-benar bisa. setia bisa solid dan. berani mati.

    Filosofi saya sih yang utama sih. jelas ya kita serahkan. semua-semua yang kita kerjakan kepada tuhan. kita berdoa serahkan kepada tuhan. kedua saya selalu bilang sama teman-teman yang di toko ini. kalau saya ada rezeki ada juga rezeki buat kalian. jadi saya selalu berusaha untuk berbagi rezeki saya.

    kemudian yang ketiga saya. menganggap. karyawan ini. seperti teman jadi saya selalu bilang. ada waktunya kita guyon kita guyon waktunya kita kerja kita kerja. serius.

    kemudian saya juga selalu berusaha untuk. respect sama mereka, karena. bagi saya. kerja ini toko ini nggak ada 3 tanpa. ada teman-teman yang mendukung saya. berusaha memanusiakan lah coach. karyawannya masih setia sampai hari ini. masih ikut. membangun ikut mendukung dan. tokonya juga semakin gede. dari satu cabang menjadi 2 cabang makin lama. sekarang menjadi 5 cabang sekarang. satu hal yang besar, ya besar sekali.

    kerugiannya juga tidak sedikit dan tetap. positif meskipun dalam kondisi. yang sangat-sangat berat sekali nanti teman-teman bisa lihat itu video. kebakarannya saya akan. munculkan sebentar lagi, saya percaya. Tuhan yang memberi

    baca juga

      Tuhan yang memberi tuhan yang mau mengambil pun. terserah tuhan juga itu yang saya. pegang dan saya imani juga. kejadian besar seperti itu. saya tidak sampai Shock sampai jatuh. drop sekali. kemudian yang kedua ada orang-orang disekeliling saya juga. yang keluarga istri terutama yang. memberikan kekuatan juga kepada saya.

      kemudian juga ada team. orang-orang yang. selalu memandang kepada saya bergantung kepada saya. sehingga saya. untuk. drop untuk stres juga istilahnya. berlama-lama stres juga tetap ada coach. saya nggak mau juga gitu lo terbawa dalam suasana. karena ada banyak orang bergantung sama. kita, bagaimana bisa. dari satu toko bisa berkembang. menjadi 5 toko dan sekarang. berkembang lagi. aapa strateginya?

      soal bisnis ini coach. ya bodo-bodoan itu ngomongnya. yang paling pertama orang berpikir pasti uang. kan coach. kalau bagi saya sih sebetulnya. uang dana mungkin itu nomor 2. nomor 3 kali ya tapi paling utama. itu adalah membangun team dlu mau buka berapa cabang saja. kalau dari pengalaman saya dari tahun pertama. dari toko pertama ke toko kedua. 2006 – 2012 itu. masa-masa belajar saya.

      kemudia dari toko ke 2 – toko ke 3 cukup. bisa ini coach. toko ke 2 ke 3 itu ada selisih 2 tahun. dengan deiselingi oleh kebakaran itu. sebetulnya ketika buka toko yang ketiga itu sudah. agak stregth sudah agak berat. untuk handle team. akrana satu sisi dari skill kami. terbatas. dari sisi saya juga untuk. memotivasi untuk apa itu agak berat. saya mau buka toko ke 4 ke 5 ini dari tahun. 2013 – 2016 itu nggak buka-buka coach. nggak buka-buka karna kendalanya di team. kemarin ketika ketemu sama. Top coach saya terbantu banyak sekali. untuk. memotivasi team. kemudian untuk buka toko ke empat. itu. cukup ringan karena teman-teman.

      termotivasi jangan teman-teman sudah agak siap juga untuk. memajukan perusahaan ini mereka yang. loyal berani mati untuk perusahaan. itu. siap sebetulnya siap secara mental tapi secara. skill secara kepercayaan diri itu. terbantu banyak ketika setelah saya di coaching. kalau tadi saya bilang dari toko ke 2 ke toko ke 3. 2 tahun sampai 3 tahun itu pu agak-agak greget. grogi ya khawatir. tapi kemudian say buka toko ke 4. itu. ndak ada beban yang terlalu berat coach. toko kelima kami. jarak 6 bulan sejak toko ke empat buka. bigung harus buka toko baru lagi. karena. cukup mateng dan. mereka yang mendorong saya bos kapan buka. cabang lagi.

      jadi kalau dulu buka cabang di tahan-tahan. kalau sekarang teamnya yang ngejar-ngejar kapan pak buka cabang. kenapa buat teman-teman diluar sana. yang masih muda juga yang masih. masih. ingin punya bisnis atau punya bisnis sedang. goyang ada. ada pesan apa untuk teman-teman. kalau saya boleh pesan sih pasti satu. tetap semangat tetap. percaya diri positif thinking. kemudian kita juga bekerja, bekerja dan berdoa. kemudian. kita juga. jangan lupa kan team kita karena mereka lah yang. menjadi tulang punggung perusahaan. jangan kita juga.

      istilahnya yang say pernah baca di. bukunya coach tom kalau nggak salah ya. buka atau video ya ketika kita lagi starngling. jangan kita pikir mau potong. pegawai lah begini begini begini. pikirkan apa yang bisa di optimalkan dari bisnis kita. jadi mungkin ada sisi-sisi yang. kita kurang efisien kita kurang efektif disitulah diperbaiki. dan orang kita. yang memperhatikan kita. selalu ada. sebab akibat.

      kalau saya bisa simpulkan yang pertama. ingat tuhan. kedua apa yag tuhan berikan. bisa jadi diambil lagi jadi kita tetap. harus bersyukur. yang ketiga adalah masalah team. filosofinya adalah. bisnis tidak mungkin sukses jika. dan. yang terakhir adalah model bukan yang terakhir. bukan utama tapi. bagaimana membiat team kita siap. untuk berkembang itu yang harus menjadi prioritas.

      thank you banget pak Hendra Teman-teman pasti. mendapatkan manfaat yang amaizing hari ini. untuk inspirasinya untuk memiliki bisnis yang sukses. sukses bertahan lama. amin.

      Leave a Reply

      Your email address will not be published. Required fields are marked *

      You May Also Like
      Read More

      Min Liang Tan

      https://www.jkietee.com – Diperlukan pengetahuan yang tepat bagi seorang pebisnis untuk bisa memandu bisnisnya menuju arah yang tepat. Beberapa…
      Read More

      Bisnis BIG SIZE Fashion

      Fashion telah jadi keperluan hidup yang begitu utama untuk orang-orang. Terkecuali untuk mendukung tampilan, fashion dapat juga jadi…
      Read More

      Fintech Awan Tunai

      Undercover.co.id – Kemajuan teknologi kini sudah menyentuh berbagai aspek kehidupan termasuk bidang ekonomi atau keuangan. Jika Anda dulunya…