Delane Parnell, Pebisnis Esports

jkeitee.com – Industri esports yang banyak berhubungan dengan komputer dan internet lazimnya banyak dikuasai oleh mereka yang berlatar belakang pemain video game atau seorang programmer.

Hal ini coba didobrak oleh seorang pemuda asal Detroit, Delane Parnell yang mendirikan startup esports miliknya sendiri, PlayVS.

Tidak hanya minim pengalaman dalam bidang teknologi informasi , Delane Parnell juga berhasil mendobrak masa lalunya yang teramat gelap di jalanan.

PlayVS  sendiri dipercaya oleh lebih dari 13000 sekolah se-Amerika Serikat menjadi penyedia sistem untuk kompetisi esports antar sekolah menengah yang diresmikan sebagai salah satu cabang olahraga tetap oleh asosiasi setempat

Selaras dengan kedatangan era keemasan esports, PlayVS yang sudah masuk menjadi buruan para investor ini sudah berhasil mengumpulkan pendanaan hingga 50 juta Dollar.

Perkenalan dengan Startup dan Esports

Delane Parnell sama sekali tidak mempunyai latar belakang pendidikan sebagai programmer komputer ketika mendirikan PlayVS.

Ia justru besar di kehidupan jalanan yang identik dengan aktivitas kriminal seperti perampokan dan penggunaan obat terlarang.

Masa kecilnya selalu diwarnai dengan kejadian mencekam dimana satu persatu temannya berurusan dengan polisi atau meninggal karena tawuran.

Delane bahkan harus menyaksikan salah satu sepupunya, Juan harus meregang nyawa karena tertembak dalam sebuah perang antar geng.

Demi pergi menjauh dari kehidupan semacam itu, Delane bersama dengan ibunya memutuskan untuk menetap di Detroit dan mulai mencari uang sendiri.

Alhasil, kehidupan sekolahnya harus berkelindan dengan berbagai pekerjaan yang digeluti seperti harus mengerjakan PR di toko tempatnya bekerja.

Delane Parnell, Pebisnis Esports yang Bangkit dari Masa Lalu Suram

Namun demi menghindari kehidupan geng yang kelam dan membantu orangtuanya, Delane memilih untuk menjalani kehidupan tersebut dengan senang hati.

Usaha dan jerih payahnya membuahkan hasil ketika ia berhasil mengumpulkan uang untuk membeli usaha pertamanya.

Delane berhasil membeli tiga buah toko ponsel di kotanya untuk menyokong rencana ibunya mendirikan tempat penyewaan mobil.

Lulus dari sekolah menengahnya, pendidikannya berlanjut di Universitas Michigan yang kemudian ia tinggalkan karena kesulitan membagi fokus antara kuliah dan bekerja.

Namun disitulah perjalanannya mendirikan startup dimulai.

Merasa tetap membutuhkan pendidikan, Delane mengikuti banyak seminar yang terkait dengan perkembangan dunia bisnis termasuk startup.

Delane pun berinisiatif untuk mendirikan agenda serupa di Detroit yang kemudian mengantarnya bertemu dengan berbagai tokoh startup terkenal seperti Alexis Ohanian, pendiri Reddit dan David Anderson.

Setelah banyak memakan asam garam terkait dengan dunia startup, Delane memutuskan memilih esports yang dikenalnya ketika bekerja sebagai industri yang ingin ia tekuni.

Sempat membangun tim esports sendiri yang kemudian bubar, Delane kemudian berhasil mewujudkan impiannya mendirikan PlayVS berkat bantuan Pham, seorang investor ventura dari lembaga Science.

Kerjasama tersebut juga mendorong Delane untuk pindah dari Detroit ke Los Angeles demi memperlancar komunikasi dengan Pham.

Pada awal pendiriannya, PlayVs berhasil mengamankan pendanaan sekitar 45 juta Dollar termasuk dari Pham sendiri.

baca juga Editor Choices

Keberhasilan Pertama PlayVS

Delane mendapat momentum yang tepat ketika mendirikan PlayVS.

Game online mulai banyak mendapat tempat di hati para remaja Amerika Serikat dengan prevalensi sekitar 72% dari seluruh anak remaja Amerika minimal pernah bermain.

Namun banyak dari mereka yang masih bermain sendiri dan tidak berpikir untuk membangun tim apalagi terjun menjadi profesional.

Fakta ini yang kemudian coba diakomodasi oleh NFHS (National Federations of State High Schools Association) selaku pemangku kepentingan dengan mengesahkan esports sebagai bagian dari olahraga yang diakui asosiasi.

Gayung pun bersambut, Delane yang sibuk memperkenalkan PlayVS akhirnya bertemu dengan pihak dari NFHS untuk membangun sistem kompetisi ekosistem esports.

Delane bersama dengan timnya di PlayVS diminta untuk membangun sistem kompetisi esports di 20 negara bagian yang bakal mempertandingkan 25000 atlet.

Kontrak pertama ini merupakan pendapatan pertama dari PlayVS senilai 2 juta Dollar.

Berkat keberhasilan mendapatkan kerjasama ini, PlayVS mendapatkan pendanaan tambahan sekitar 50 juta Dolar dari Battery Ventures

Mark Koski selaku ketua NFHS sendiri mengungkapkan bahwa pada masa mendatang jumlah atlet esports akan lebih banyak dibandingkan dengan atlet dari olahraga tradisional.

baca juga kategori

Membawa Dampak Positif

Delane tidak menampik bahwa dukungan orangtua merupakan salah satu faktor penting dalam industri esports terutama terhadap para atlet.

“Para orang tua tentu ingin berharap yang terbaik di masa depannya, baik sebagai atlet ataupun sebagai orang yang bisa mengubah dunia”, ucap Delane.

Dengan semakin meluasnya esports di Amerika Serikat, mereka yang memiliki potensi kini memiliki platform yang jelas untuk membuktikan kemampuan mereka.

Delane pun membagikan pengalamannya bertemu dengan salah satu orang tua yang menceritakan dampak positif video games bagi anaknya.

Sang orangtua sempat datang ke PlayVS dan mengucapkan banyak terima kasih karena telah berkontribusi membangun kepercayaan diri anaknya.

“Itu adalah pengalaman yang paling mengharukan sepanjang saya berjalan di industri ini”, ujar Delane dalam sebuah wawancara dengan venture beat.

baca juga

Harapan Ke Depan

Berhasil bangkit dari masa lalu yang gelap hingga berhasil mendirikan sebuah startup adalah hal yang teramat besar dalam hidup Delane.

Delane menganggap bahwa kesuksesan mendirikan PlayVS merupakan caranya membayar utang budi kepada orang-orang yang telah berpartisipasi dalam membangun mimpinya.

Ia menganggap banyak orang yang jauh lebih pintar darinya tidak berhasil mencapai sukses karena tidak berada dalam lingkaran orang-orang yang tepat.

Untuk itu Delane berharap bahwa suatu hari nanti PlayVS akan menjadi perusahaan yang besar, bukan untuk keuntungan semata.

Saat ini perusahaannya sudah menampung sekitar 15 orang karyawan yang ditargetkan akan meningkat menjadi 35 orang.

baca juga

Harapan Delane, perusahaannya bisa menjadi tempat bernaung dan mencari penghidupan bagi sebanyak mungkin orang.

Dengan begitu, ia dapat menjadi saksi dari transformasi hidup banyak orang terutama orang terdekatnya.

Keberhasilan mendapatkan pendanaan sebesar 96 juta Dolar pada seri pertama juga bukan ditujukan untuk kemashyuran pribadinya.

Pencapaian tersebut, menurut Delane adalah harapan bagi mereka baik yang bermimpi menjadi atlet esports ataupun anak-anak yang masih terjerat dalam kehidupan yang kelam untuk mencapai sesuatu.

Leave a Reply

three + 6 =

Open chat
silahkan chat kami disini
Silahkan Chat Untuk
Pemasangan Iklan Dan
Order Jasa Digital Marketing
Powered by