Wisata Alam Tebing Citatah & Tebing Keraton

Bicara soal objek wisata alam yang ada di kota Bandung seakan tidak ada habisnya, selalu saja ada hal-hal baru dan unik yang bisa kita temukan di setiap lokasi yang berbeda. Tapi tahukah kamu, kalau ternyata di kota Bandung ini terdapat beberapa destinasi wisata alam yang sampai sekarang masih belum banyak diketahui!

Salah satunya adalah Tebing Citatah yang berlokasi di daerah Padalarang, Bandung Barat. Apa saja yang bisa kita temukan disini? Langsung saja simak penjelasannya berikut ini

Tebing Citatah

Tebing Citatah sempat menjadi bahan perbincangan hangat di kalangan peneliti, pasalnya, Kelompok Riset Cekungan Bandung (KRBC) telah menemukan sebuah gua purba di salah satu area tebing. Gua itu kini dinamakan Gua Pawon. Di dalamnya terdapat sisa-sisa fosil seperti tulang, gigi binatang, perkakas batu dan tulang, serta gerabah.

Walaupun begitu, suasana tempat ini masih sama seperti sebelumnya, tidak terlalu ramai oleh wisatawan, hanya sesekali para pemanjat tebing datang berkunjung. Ya, tebing ini memang memiliki kontur yang sempurna untuk melakukan olahraga panjat tebing.

Untuk menjangkau tebing ini, kita memang perlu menyusuri medan yang agak terjal, tapi semuanya akan terbayarkan dengan pemandangan yang akan kita dapatkan. Dari atas tebing kita bisa melihat wajah Bandung Barat sejauh mata memandang. Usaha kita tidak akan sia-sia begitu sampai di atas tebing.

Jalur Panjat Tebing

Kalau kamu tertarik untuk mencicipi karakteristik jalur panjat tebing di sini, terdapat 3 tebing yang bisa kamu pilih, Tebing Citatah 48, Tebing Citatah 90, dan Tebing Citatah 125. Setiap jalur pemanjatan di masing-masing tebing tersebut memiliki tingkat kesulitan dan ketinggian yang berbeda-beda.

  1. Tebing Citatah 48

Untuk mengakses jalur pemanjatan di tebing ini, kita perlu mendapat perizinan dari Pusat Pendidikan Latihan Pasukan Khusus (Pusdipassus) di Batu Jajar, karena Tebing Citatah 48 berada dibawah pengawasan Kopassus. Tebing ini memiliki ketinggian 48 meter dengan 25 jalur panjat tebing dengan tingkat kesulitan yang bermacam-macam. Di puncak Tebing Citatah 48 ini juga terdapat sebuah tugu pisau belati raksasa.

  • Tebing Citatah 90

Tebing Citatah 90 memiliki total ketinggian 90 meter dari permukaan tanah, kontur tebing ini sendiri terdiri dari bebatuan karst atau kapur. Tebing Citatah 90 memiliki 5 jalur panjat tebing, tapi kita perlu berhati-hati jika memilih salah satu jalur di tebing ini, pasalnya, permukaan tebing ini cukup rapuh.

  • Tebing Citatah 125

Tebing yang satu ini merupakan tempat latihan panjat tebing yang sering digunakan oleh komunitas-komunitas atau lembaga pelatihan panjat tebing di kota Bandung. Dengan total ketinggian mencapai 125 meter, Tebing Citatah 125 memilik banyak jalur pemanjatan dengan tingkat kesulitan dan karakteristik yang berbeda-beda. Tebing ini sangat cocok untuk semua kelas pemanjat dari pemula sampai profesional.

Lokasi Tebing Citatah

Tebing Citatah berada di jalur Bandung-Cianjur, tepatnya di kawasan Padalarang, Desa Citatah, Kabupaten Bandung Barat (sekitar 5 kilometer dari arah gerbang tol Padalarang).

Objek Wisata Alam Tersembunyi di Kota Bandung: Tebing Keraton

Ada kisah menarik dibalik asal usul penamaan “Tebing Karaton” atau yang lebih dikenal sebagai “Tebing Keraton” ini. Awalnya tebing ini bernama Cadas Jontor, namun tidak banyak orang yang mengetahui tentang keberadaannya, padahal pemandangan alam di tempat ini terbilang sangat istimewa.

Pada bulan Mei tahun 2014, tepat pada pukul 24.00 WIB, salah seorang warga setempat bernama Asep tiba-tiba mendapat ide untuk menamai tempat ini agar lebih dikenal. Pada saat itu juga Asep langsung membuat papan nama bertuliskan “Tebing Karaton” lengkap dengan petunjuk arahnya, esoknya papan tersebut diletakan di depan rumahnya.

“Karaton” berasal dari kosakata bahasa Sunda yang berarti “istana”. Berdasarkan penuturan Asep, “Karaton” yang dimaksud disini adalah sebuah kemewahan alam yang bisa kita temukan dari atas tebing, bukan “Karaton” atau “istana” dalam artian secara harfiah. Namun orang-orang lebih akrab mengenalinya sebagai “Tebing Keraton”.

Asep juga mengaku jika awalnya hanya ada beberapa orang yang datang berkunjung, tapi seiring berjalannya waktu, jumlah pengunjung menjadi semakin banyak, hingga akhirnya Asep berinisiatif membuka lahan parkir di depan rumahnya, lalu membuatkan jalan setapak untuk menjangkau tebing.

baca juga

    Panorama Alam Tebing Keraton

    Tebing Keraton mulai populer setelah para wisatawan memamerkan foto-foto pemandangan disini melalui media sosial. Dari ketinggian 1.200 meter dari permukaan laut, kita akan menemukan hamparan bukit hijau yang terdiri dari pepohonan besar. Di salah satu area terdapat sebuah batu cadas yang cukup besar, disitulah spot pemandangan terbaik bisa kita dapatkan.

    Waktu terbaik untuk berkunjung kesini adalah pagi hari menjelang matahari terbit, atau pada sore hari sebelum matahari akan terbenam. Kalau kita datang pada pagi hari, tempat ini akan dipenuhi kabut, sehingga pemandangan dari atas tebing akan terlihat sangat dramatis. Begitu juga dengan pemandangan sore hari, apalagi kalau kita cukup beruntung untuk bisa melihat momen-momen matahari terbenam dari atas tebing, kamu akan mengerti kenapa tebing ini dinamakan “Keraton”, karena pemandangan alamnya memang sangat megah bak istana.

    Alamat Tebing Keraton

    Kalau kamu tertarik untuk melihat pemandangan alam dari Tebing Keraton, kamu bisa datang ke Kampung Ciharegem Puncak RT03/01, Desa Wisata Ciburial, Cimenyan, Bandung. Lokasi Tebing Keraton akan lebih mudah ditemui melalui kawasan Taman Hutan Raya Ir. Djuanda, Dago, Bandung, karena tebing ini berada di kawasan yang sama.

    Tiket Masuk Tebing Keraton

    • Tiket Masuk : Rp 11.000 per orang
    • Parkir Motor : Rp 5.000
    • Parkir Mobil : Rp 10.000

    Tebing Keraton bisa dikunjungi dari pukul 08.00 sampai pukul 18.00 WIB.

    Leave a Reply

    5 + 2 =

    Open chat
    silahkan chat kami disini
    Silahkan Chat Untuk
    Pemasangan Iklan Dan
    Order Jasa Digital Marketing
    Powered by